Senin, 20 Juni 2011

Senin, 13 Juni 2011

MONYET

agan harahap

Ini adalah hari senin dan saya tidak mau memaksakan diri untuk berangkat ke kantor setelah weekend yang 'keras' bersama handai taulan dan kekasih.
Setelah membaca beberapa komik yang saya beli kemarin, mulai timbul juga rasa bosan.
Tapi saya tetap malas untuk beranjak mandi dan pergi ke kantor.
Setelah menghabiskan sebatang rokok, timbul niat iseng saya untuk memenuhi dinding kamar yang memang masih polos. Saya pun meraih cat sisa dan mulai mencoret-coret tembok.






Entah kenapa saya menggambar monyet. Ini hanya iseng semata. Bagi ibu Panjaitan empunya kontrakan, saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya apabila gambar ini kurang berkenan.


agan harahap

Senin, 06 Juni 2011

mors tua vita mea

agan harahap,mors tua vita mea



The Latin phrase of medieval 'mors tua vita mea' literally translated, it means your death is my life.


Kamis, 26 Mei 2011

Interstellar @ The Goods Dept - Plaza Indonesia

agan harahap



selebihnya bisa dilihat disini : http://irockumentary.wordpress.com/2011/05/22/the-howler-terror-club-interstellar-project-artist-exhibition-opening-party/

Rabu, 11 Mei 2011

Fotográfica Bogotá 2011

hehe

Saya berkesempatan untuk berpartisipasi dalam Fotográfica Bogotá 2011 ( bienalle fotografi yang diadakan di Bogota, Colombia Amerika Selatan).
Pagelaran fotografi akbar yang berlangsung dari 5Mei s/d 15 Juni itu menghadirkan ratusan karya fotografi dari berbagai negara. Kegiatan pameran tidak hanya berpusat di satu tempat, tapi tersebar di berbagai galeri dan museum di Bogota. Pameran saya sendiri dilangsungkan di Galeria Christopher Pascall S.XXI yang berlokasi di jantung kota Bogota. Saya adalah salah satu wakil dari Asia bersama Liu Bolin (China), Daido Moriyama (Jepang), Priya Kambli (India) dan Mohammedreza Mirzaei (Iran).



Sangat disayangkan, pada saat-saat terakhir saya tidak bisa pergi kesana dikarenakan satu dan lain hal. Padahal alangkah bahagianya apabila saya bisa menginjakkan kaki ini di benua sana. Saya sudah membayangkan duduk di tepi pantai menikmati matahari Karibia sembari menikmati minuman dan rokok lokal Colombia bersama kawan-kawan baru disana. Tapi nasib berkata lain. Dan saya hanya bisa memantau berlangsungnya pagelaran fotografi akbar itu dengan duduk manis di belakang meja komputer. Tapi tidak mengapa, berkat berbagai kemajuan teknologi, saya masih bisa menyaksikan bagaimana antusiasme masyarakat Bogota dalam merespon karya-karya saya.





agan harahap

Keterangan lebih lanjut bisa dibaca di sini